Bangun saat Subuh di antara sepi nya pagi tadi, antara sadar dan tiada, berasa seperti mulai mencelupkan kaki pada pinggir pantai.. basah dan dingin. Hmmm.. Beaches will always be my indulgence.. *begun daydreaming and preparing to go back to my sleep.
But hey, wait a minute! Where am I? Ouch! Ternyata Jakarta banjir lagi! Hah! Beginilah rupanya kinerja Gubernur baru kita si Foke thea, hahaha.. Masih ada yang ingat sama Janji2 Kampanye nya, nggak? *grin
Lupakan tidur! Langsung deh kerja bakti pagi-pagi buta. Selamatkan apa yang bisa. Relakan apa yang udah keburu ngambang. Lagian gimana juga mau tidur? Lha wong kasur gue langsung digulung dan diselamatkan ke tempat yang lebih tinggi, hehhe..
Untungnya (biasa deh, orang Jawa selalu bisa melihat segi untung dari tiap musibah hehe) kali ini nggak ada buku2 dan koleksi DVD gue yang menjadi korban seperti saat Banjir Besar Feb 2007 kemarin.
Waktu itu gue kehilangan sekitar 100 exp buku, sebagian besar berbahasa Inggris yang berharga relative lebih mahal dan masih dalam kondisi teramat sangat baru (note: belum sempat dijamah, euh..dibaca!) dan sekitar 100 judul DVD koleksi gue yang kebanyakan sulit dicari; baik karena jenis nya atau minimal karena kualitasnya. Belum lagi nilai uang nya, sigh.
Agak bingung aja gimana musti mencari jalan buat menuju kantor. Rumah di Priok, kantor Pancoran; naik motor pula. Udah pasti musti menerjang banjir di prapatan Cempaka Mas-Kelapa Gading dan prapatan Pramuka-Pemuda. Padahal kemarin aja (Selasa, 4 Des) saat rumah gue nggak terendam, kedua prapatan itu sudah kebanjiran hingga sedalam kira2 setengah ban mobil. Apalagi sekarang ya? Padahal lagi, motor gue termasuk yang tipe2 manja binti sensitive kalo kesentuh air.
Alamat siap2 kerja bakti ngedorong motor mogok yang beratnya nggak ketulungan itu nih, haha.. Ya sudahlah, itung2 sembari ngurusin badan..:p
PS:
1. Banjir pagi ini mungkin nggak terlalu parah, tapi mengingat ini baru awal Desember, jadi agak kuatir juga nih. Apalagi dari pengalaman biasanya musim banjir itu baru bubar saat Februari telah berlalu. Belum lagi tambahan resiko fenomena pasang laut yang kemarin telah sempat menenggelamkan Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Ugh,..
2. Dengan tanpa mengurangi rasa hormat dan terima kasih, Kami akan sangat menghargai bilamana kepedulian dan kekuatiran yang Anda sampaikan atas musibah banjir yang Kami alami ini tidak dalam bentuk ucapan, bingkisan, maupun karangan bunga. Uhm, my personal account No will be available upon request, hihi..
3. Judul terinspirasi dari jurnal seorang rekan (dengan isi yang berbeda, tentunya).