Pembacaan dan musikalisasi puisi dari sosok penyair (Indonesia) favorit gue, Prof Dr Sapardi Djoko Damono. Sudah sering gue mendengar soal “musikalisasi something”, baru kali ini berkesempatan untuk mencicipinya. Ternyata menarik juga.
Sapardi adalah penyair yang juga pernah menjadi Dekan Fak Sastra Universitas Indonesia (sekarang berubah nama menjadi FIB-UI), yang lantunan kata2 dalam karya nya sanggup menyentuh sanubari, menggetarkan hati, merangsang kenangan, dan membangkitkan asa.
Banyak dari hanya sedikit puisi yang pernah gue buat; entah untuk konsumsi sendiri atau demi seseorang, yang terinspirasi dari lantunan irama nya. Karenanya adalah suatu kehormatan untuk dapat menyaksikan pementasannya secara langsung (walaupun sehabis itu badan serasa remuk akumulasi kecapekan seminggu, heuhe).
Tanpa diduga, ternyata saat di dalam kami duduk persis bersebelahan dengan sang Maestro dan adiknya (Niniek L Karim), yang rupanya sengaja duduk secara incognito. Dan kami pun sempat saling bertukar sapa dan senyum. Atau mungkin seharusnya gue berfoto bersama seperti selayaknya seorang pengagum kepada idola nya, ya? *grin
Jangan lupa mencoba beberapa CD rekaman yang ditawarkan. Beberapa yang gue beli ditampilkan foto nya di halaman ini. If you’re a big fans of him, then you should have it!
Sayang sekali pertunjukkan, terutama menjelang akhir, agak dirusak dengan teriakan2 tidak senonoh yang diperdengarkan oleh beberapa penonton yang duduk 2 (dua) baris di belakang kami. Mereka melampiaskan ketidaksenangan mereka pada gaya mbeling sang MC. Apapun sebabnya, yang kalian lakukan itu sungguh perbuatan yang tidak berbudaya, kawan. Sangat mengganggu penonton lain yang ingin menikmati pertunjukkan. Dan di mana rasa hormat mu pada sang penyair, yang tentunya mendengar jelas semua ocehan mu? Kalian toh tahu, di mana pintu keluar. Ataukah kaliah memang hanya ingin kehadiran kalian di sana sebagai peneguh tanda popularitas gengsi di antara sesama; dengan tanpa mengerti apa yang ditampilkan -- apapun itu? Sebuah unjuk superfisilialitas tanpa henti sembari mengangkangi pertunjukkan seni sebagai obyek penderita?
Jumat, 15 Feb 2008 Taman Ismail Marzuki Grha Bhakti Budaya
PS: Sebenarnya koleksi foto ini dimaksudkan untuk koleksi pribadi, tapi Rieke memintanya untuk dimuat, sebagai pengganti ketidakhadirannya. Here you go, Ke, as you wish. Betapa beruntungnya elo karena bisa setiap hari berpapasan dengan Sapardi di kampus.
Betapa irinya aku pada mereka..
Cornelia Agatha, akhirnya bisa liat juga penampilan berkesenian nya
the legendary duo : Ari-Reda. Great voice sung, great guitar played, great collaboration performed 1 Comment
Ine Febriyanti, berani ngelawan ledekan MC yg sadis
SMA Pelita Harapan, pembacaan nya merindingkan hati
lho, ada yang lucu2 juga ternyata, heuhehe 2 Comments
Sutradara acara ini, kok bete mulu, stress ya?
MC mbeling itu. Sampe diteriakin penonton! But he's good
"the" Jose Rizal Manua, chief of the program
the most awaited moment : when the Maestro read the masterpiece 4 Comments
Yang Paling Cinta, musikalisasi puisi terbaru Prof Sapardi 4 Comments
Jubing, another wonder of the night. Great guitarist!
Flyer yang keren; sayang posternya nggak dijual
|
 | aaahhh, aku belum punya yang iniiii.. X(( |
 | *merinding melihatnya* huhuhu.. *berkaca-kaca* |
 | huaaaaaaa...kereeeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnn...kok gak ngajak2 seh?
pingin buanget liat Beliau kalo lagi mentas...lain kali info yaaaaaaaaaahhh...!
*manyun sama yg pny page ini!!huh.. |
 | wooow... saya udah lama mengagumi puisi-puisi pak sapardi. tapi belum pernah melihatnya secara langsung. info2 kayak gitu bisa dilihat di mana yaa? huhuhu. iri.. |
 | cape deeeeeehhh...dasar lelaki kesepian hahahahaha
*kabuurrrrrrrrrrr |
 | gw kebetulan ga nonton cuma kata temen gw MC nya terlalu berlebihan sampai mengeluarkan candaan cabul...? |
 | saya kira saya bisa sedikit membaca salah satu bait puisi di deskripsi album anda ini...ternyata tidak ada tempelan bait puisinya. CD rekamannya dijual bebaskah? dimana saya bisa beli? |
 | ok deh ...malam kedua janji Ari ditepati ya, "keranda" di depan sudah disingkirkan |
 | Lumayan dong, bisa dapat Jubing? Akhirnya gue cm sempat menikmati Jubing di CD yg gue beli itu, dan saat dia tampil di Java Jazz 2008 kemarin sih. Elo sempat nonton dia juga nggak? |
| |