Terbanglah Lebih Tinggi

Category:Other
Pernahkah anda mengalami rasa enggan yang teramat sangat saat hendak berangkat ke kantor karena anda sudah membayangkan akan mengalami 1 hari yang menyeramkan di kantor? Pernahkah anda merasa mual saat menunggu bos datang dan jantung anda serasa hendak copot saat ajudan bos datang ke kantor dan membawa tas kerja bos anda? Pernahkah anda merasa gembira luar biasa saat mengetahui bahwa bos anda harus menghadiri suatu meeting di luar dan tidak dapat datang ke kantor satu hari penuh?

Jika anda menjawab “ya” untuk semua pertanyaan di atas berarti anda sedang menjadi korban bullying yang dilakukan oleh bos anda.

Atau apakah anda merasa bahwa semua orang mendadak menundukkan kepala dan tidak berbicara dengan jujur saat bicara dengan anda? Pernahkah, disuatu saat, anda merasa bahwa bawahan anda sedang membicarakan keburukan anda di belakang? Atau apakah anda selalu memberikan instruksi dengan suara keras sehingga bawahan tidak mampu untuk memberikan pendapat berbeda?

Jika anda menjawab “ya” untuk semua pertanyaan tadi, mungkin anda sedang menjadi pelaku bullying di kantor.

Bullying yang saat ini sedang ramai dibicarakan karena perilaku beberapa siswa sekolah favorit, SMA 34, di Jakarta sebenarnya juga rawan terjadi di kantor. Di beberapa kantor yang mempunyai budaya yang kaku, praktek tekanan terhadap karyawan jamak terjadi.

Praktek menekan yang dilakukan oleh atasan biasanya akan diimbangi oleh budaya gossip di antara bawahan. Praktek gossip ini dilakukan untuk menetralisir suasana hati yang buruk saat menghadapi tekanan atasan. Untuk menambah runyam suasana, yang umum terjadi adalah adanya mata-mata yang disusupkan oleh atasan yang merasa bahwa dirinya sedang dibicarakan oleh anak buahnya.

Tiga budaya yang tidak produktif dan saling berkaitan ini (bullying – gossip – espionage) pada akhirnya akan menghancurkan kerjasama tim dan membuat suasana kantor menjadi tidak nyaman untuk bekerja. Produktivitas yang tercapai adalah produktivitas semu yang nampak di peningkatan dan pencapaian target , namun menghabiskan komponen lainnya yaitu tingginya turn over pegawai.

Seorang pegawai tidak akan bertahan lama di suasana seperti ini, dan hanya orang orang yang dekat pada atasan saja yang akan survive.

Jika atasan pelaku bullying adalah pemilik perusahaan, maka bawahan yang survive akan menjadi orang kepercayaan. Sedangkan jika atasan pelaku bullying hanyalah seorang pegawai yang dapat dimutasi, maka orang yang menjadi mata mata atasan biasanya akan tersingkir dari pergaulan saat terjadi mutasi atasan.

Apakah kantor anda mempunyai suasana yang tidak menguntungkan seperti ini? Jika ya, berarti anda telah terjebak dalam suasana kantor yang tidak menguntungkan. Ada baiknya anda segera menentukan akan berada di posisi mana untuk menjamin karir anda di perusahaan ini.

Atau anda memilih untuk melanjutkan karir di tempat lain?


oleh Loys Gunawan
Recruitment Service Section Head BINUS Career
http://finance.groups.yahoo.com/group/CareerConsultation/


Catatan:
Artikel dimuat sesuai aslinya (lihat link yang diberikan). Perbaikan dilakukan pada kata “produktifitas” (dengan huruf “f”) yang seharusnya ditulis sebagai “produktivitas” (dengan huruf “V”)



14 CommentsChronological   Reverse   Threaded
terbanglahlbhtinggi wrote on Dec 14, '07

From: ABJ
Sent: Friday, Dec 14, 2007 - 13:40 PM

Ada yang berbeda / berseberangan dengan ini, yaitu :

· Keadaan damai dan anteng2 saja
· Hubungan atasan bawahan kelihatan sangat harmonis / tidak pernah ada konflik atau senantiasa menghindari konflik
· Prinsip cost effective dan cost effisien tidak diterapkan secara mendasar, tetapi lebih kepada “mana saya suka”.
· Core activities dan support kabur pembedaan dan prioritasnya.
· Dalam banyak hal tidak “menuntut” / “demanding”

Yang ini memang nyaman tetapi membius dan menidurkan organisasi kedepan. Pilih yang mana ????

perempuandititiknol wrote on Dec 14, '07

Pernahkah anda mengalami rasa enggan yang teramat sangat saat hendak berangkat ke kantor karena anda sudah membayangkan akan mengalami 1 hari yang menyeramkan di kantor? Pernahkah anda merasa mual saat menunggu bos datang dan jantung anda serasa hendak copot saat ajudan bos datang ke kantor dan membawa tas kerja bos anda? Pernahkah anda merasa gembira luar biasa saat mengetahui bahwa bos anda harus menghadiri suatu meeting di luar dan tidak dapat datang ke kantor satu hari penuh?
hmmm..
jd resolusi 2008 gue adalah : pindah kerjaan baru!

*bikin CV*
;D
icalsensei wrote on Dec 14, '07
kantor gw kayaknya lebih ke
"nyaman dan menidurkan*;p
terbanglahlbhtinggi wrote on Dec 14, '07
hmmm..
jd resolusi 2008 gue adalah : pindah kerjaan baru!
mantabbbb.... jangan lupa traktiran! :p
terbanglahlbhtinggi wrote on Dec 14, '07
kantor gw kayaknya lebih ke
"nyaman dan menidurkan*;p
jangan2 itu pertanda bhw udah saat nya lo pindah, bos?
cari tantangan dan pastinya kehidupan yang lain! :p
turtlecar wrote on Dec 14, '07
Bullying in the office is very common. Though, it is sadden to know that good and honest people who work their tails off got blamed for whatever reasons. There are many reasons which the readers had commented and all made sense, the article also stated its ground. One thing that we all must remember, those bullies are insecure about themselves and they play some nasty games to play anyone out. We all need honest and hardworking people to operate the organisation we are in; however, not everyone plays at the same wavelength.
smurfika wrote on Dec 14, '07
hmmm...basicaly, i think...yang namanya ditekan dan menekan itu bakal selalu ada. ga cuma di kantor, atau di sekolah, di lingkungan pertemanan juga ada...

balik lagi ke orangnya masing-masing, kalau dia pasrah aja buat ditindas dan nggak mengambil sikap anti-penindasan, ya ga bisa disalahin juga orang yang nindas toh? hihihi...

but isn't it the point about life, selalu ada yang diatas dan selalu ada yang dibawah ^_^'
kakabet wrote on Dec 14, '07
Pernahkah anda merasa gembira luar biasa saat mengetahui bahwa bos anda harus menghadiri suatu meeting di luar dan tidak dapat datang ke kantor satu hari penuh?
turtlecar wrote on Dec 14, '07
Life won't be interesting if there won't be any drama. Are we boring people?
nrhapsari wrote on Dec 14, '07
ada juga kondisi dimana para karyawan sok tau, ngegampangin tugas bosnya, makanya kalau dimotivasi dan diminta untuk mengembangkan potensi, malahan marah, sebel, nyumpahin, ngegosip.. ada keadaan dimana gue punya seorang teman yang bilang bosnya is a big bastard, pelit, dll. yang dia nggak tau, bosnya dateng paling cepat, pulang paling akhir and uses his lunch time to work. hasilnya, perusahaan itu maju pesat, gaji naik, prestise bertambah. still, the employees feel bullied.

i think a lot of workers need to re-examine themselves. some bosses need to be scary, if not, the employees dont work well. some people work better under pressure.

tapi kalo memang bosnya jahat, berhenti aja.
kalau nggak suka kerja buat orang lain, jadi freelancer.

hahahahaha..
nukyhappy wrote on Dec 14, '07
resolusi taun depan

CARI KERJA JUGAK KYK VINA
waltzingmathilda wrote on Dec 15, '07

i think a lot of workers need to re-examine themselves
ini bener banget...gue juga ngerasa...kebanyakan orang udah menepuk dada karena mereka udah ngerjain tugas mereka. padahal memang kita digaji untuk itu kan? :P
terbanglahlbhtinggi wrote on Dec 17, '07
SLG
Fri Dec 14, 2007 - 14:32 pm

terlalu generalisir. g samakan saja dengan pengalaman g yah.

Pernahkah anda mengalami rasa enggan yang teramat sangat saat hendak berangkat ke kantor karena anda sudah membayangkan akan mengalami 1 hari yang menyeramkan di kantor.

Pernah saat itu malam2 g begadang ampe pagi nongkrong padahal besok banyak deadline.

Pernahkah anda merasa gembira luar biasa saat mengetahui bahwa bos anda harus menghadiri suatu meeting di luar dan tidak dapat datang ke kantor satu hari penuh.

Gila aja, ya selalu lah. Ndak ada boss bisa makan sampe jam 3 siang, seharian liat saham, goda2in staf akunting...

Apa itu artinya g jadi korban bullying di kantor? Atau anda merasa bahwa semua orang mendadak menundukkan kepala dan tidak berbicara dengan jujur saat bicara dengan anda?

Selalu! apalagi kalau mau dibagi tugas2 ke cross dept. Selalu semua pura2 sibuk n bilang repotlah, banyak kerjaan lah bla bla bla...

Di suatu saat, anda merasa bahwa bawahan anda sedang membicarakan keburukan anda di belakang

Sering kali. kaya nya H aja tahu cerita staf2 g dikantor kalo g sering maen game CM jam kerja nungguin mereka

Apa itu artinya g jadi si bully di kantor? Sori boss, not enough fact and terlalu gampang ambil kesimpulan. Kayanya penulis seumur hidup jadi konsultan n ndak pernah menghadapi day to day operation dengan banyak pihak.
loysgunawan wrote on Dec 28, '07
Hi,

Wah rame juga tulisan ku dikomentarin sama temen2 yg lain. Nama saya Loys dan sekarang saya kerja di bidang HR dan sering kali mengamati keluhan yang umum disampaikan oleh rekan2 yg baru mulai kerja.

Terus menulis lah saya.

Saya ingin menanggapi tulisan SLG. Kalau saya lihat dari tanggapan nya atas tulisan saya , justru semakin menguatkan saya bahwa SLG ada di kantor yg mempunyai budaya bullying yang kuat. Karena saya pernah mengalami juga kerja di perusahaan seperti itu dan saat ini saya mengalami suasana yang jauh berbeda di kantor saya sekarang.

Saat ini , jika bos tidak ada saya justru semakin tertantang untuk membuktikan kinerja saya yang baik sesuai dengan mutu yang diharapkan yaitu " Synergy and Excellent Advantage Results to unit and company" tidak sekedar menjadi "Job Holder". Karena jika kinerja saya baik, tidak hanya saya sendiri yang akan mendapatkan manfaatnya melainkan juga seluruh unit saya, seluruh perusahaan dan client2 saya.

Mungkin memang saya terlalu menggeneralisir dan tidak dengan baik mengambil kesimpulan atas premis yang ada, tetapi setidaknya cukuplah pengalaman saya untuk membedakan antara kantor mana yang penghuninya mengalami tekanan dan akhirnya mencari pelampiasan dengan hal2 yang tidak produktif dengan kantor yang suasana kerja nya sudah terbangun dengan sangat baik sehingga staf nya bahkan tidak mempunyai waktu untuk gosip karena begitu semangatnya bekerja untuk tim dan dirinya sendiri.

Just my 50 cents.
Add a Comment
How would you rate this thing? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help